Severity: Notice
Message: Undefined variable: ub
Filename: controllers/Info.php
Line Number: 94
Backtrace:
File: /home/u1003214/public_html/application/controllers/Info.php
Line: 94
Function: _error_handler
File: /home/u1003214/public_html/application/controllers/Info.php
Line: 151
Function: getBrowser
File: /home/u1003214/public_html/index.php
Line: 270
Function: require_once
Severity: Notice
Message: Undefined variable: ub
Filename: controllers/Info.php
Line Number: 106
Backtrace:
File: /home/u1003214/public_html/application/controllers/Info.php
Line: 106
Function: _error_handler
File: /home/u1003214/public_html/application/controllers/Info.php
Line: 151
Function: getBrowser
File: /home/u1003214/public_html/index.php
Line: 270
Function: require_once
Semakin maraknya rentenir dikalangan masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga yang sangat rentan tergiur penawaran pinjamanan yang tidak berizin, dan juga selaras dengan program Inklusi Keuangan yang dijalankan lembaga keuangan kepada masyarakat, BPR Arsindo menciptakan inovasi produk keuangan yang kreatif. Diberi nama Siluna, yakni pinjaman yang dikhususkan kepada ibu-ibu rumah tangga usia produktif.
Program ini bertujuan mendorong para ibu rumah tangga sebagai palang pintu pengelola keuangan keluarga menjadi lebih produktif, memberikan modal kepada mereka untuk menciptakan usaha dirumah, sehingga para ibu rumah tangga dapat membantu perekonomian keluarga menjadi semakin sejahtera.
“Ide awal program ini sebagai lanjutan dari Inklusi Keungan yang wajib dijalankan lembaga keuangan dan juga mencegah rentenir yang masuk pada ibu-ibu rumah tangga, rentan sekali mereka tergiur.” Ucap Arif Widiyatmoko selaku Direktur Utama BPR Arsindo.
Program ini telah diluncurkan pada awal bulan Juli kemarin yang diharapkan membantu ibu-ibu rumah tangga mendapatkan modal yang aman, sehingga yang belum memilik usaha bisa mulai membuka usaha kecil di rumah dan yang sudah memiliki usaha bisa mengembangkan usaha dengan dukungan program Siluna.
BPR Arsindo sangat mendukung program OJK yakni penuntasan lembaga keuangan ilegal dan juga rentenir yang membuat masyarakat terjerumus kedalam masalah, terutama ibu rumah tangga yang sering tergoda pinjaman kepada rentenir yang bisa membuat masalah baru dalam keluarga.